Skip to content
After Dark
Agustus 5, 2026
Tren

Piala Dunia 2030 Digelar di 6 Negara, Siapa Saja yang Sudah Lolos?

Robert Anderson - lenterafakta.com 3 mins read

Setelah Piala Dunia 2026 mencatatkan rekor sebagai edisi terluas dengan partisipasi 48 tim pertama kali dan diselenggarakan di tiga negara, edisi berikutnya

Piala Dunia 2030 Digelar di 6 Negara, Siapa Saja yang Sudah Lolos?

Piala Dunia 2030: Enam Negara Siap Menjadi Tuan Rumah Turnamen Bersejarah

Lenterafakta.com – Setelah Piala Dunia 2026 mencatatkan rekor sebagai edisi terluas dengan partisipasi 48 tim pertama kali dan diselenggarakan di tiga negara, edisi berikutnya diprediksi akan lebih istimewa. Secara resmi, Maroko, Portugal, dan Spanyol akan menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia 2030. Kejadian ini menandai pertama kalinya turnamen sepak bola terbesar dunia diadakan di dua benua berbeda, yaitu Afrika (melalui CAF) dan Eropa (melalui UEFA), sekaligus menjadi edisi perdana yang berlangsung di wilayah Afrika Utara.

Namun, perayaan tidak terbatas hanya pada tiga negara penyelenggara utama. Guna memperingati seratus tahun penyelenggaraan Piala Dunia, FIFA menetapkan tiga laga spesial di benua Amerika Selatan. Salah satunya akan diselenggarakan di Estadio Centenario, Montevideo, Uruguay, arena legendaris yang menjadi tempat final edisi pertama tahun 1930. Selain itu, masing-masing satu pertandingan juga akan dimainkan di Argentina dan Paraguay, sebagaimana dilaporkan The Guardian pada Selasa (21/7/2026).

Proses Pemilihan dan Latar Belakang

Proses seleksi tuan rumah untuk Piala Dunia 2030 dimulai sejak 2022 dan akhirnya diputuskan dalam Kongres FIFA tahun 2024. Berdasarkan kebijakan rotasi antar-konfederasi, negara-negara anggota Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) serta Konfederasi Sepak Bola Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (Concacaf) tidak memenuhi syarat untuk mengajukan diri. Hal ini disebabkan kawasan tersebut telah menjadi penyelenggara Piala Dunia 2022 di Qatar dan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, serta Meksiko.

Sementara itu, Federasi Sepak Bola Spanyol dan Portugal yang sebelumnya gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022, serta tidak memenuhi syarat mengajukan pencalonan untuk edisi 2026 karena aturan rotasi FIFA, kemudian menggandeng Maroko dalam proposal bersama pada 2023. Pada tahun yang sama, Uruguay, Argentina, Paraguay, dan Cile juga mengajukan pencalonan bersama dengan mengusung tema “Centenary World Cup” atau Piala Dunia Seratus Tahun.

Namun, pada Oktober 2023, Dewan FIFA secara bulat memilih proposal Maroko-Portugal-Spanyol sebagai tuan rumah utama Piala Dunia 2030. Meski demikian, Presiden FIFA Gianni Infantino mengumumkan bahwa Uruguay, Argentina, dan Paraguay masing-masing akan menjadi tuan rumah satu pertandingan sebagai bagian dari perayaan 100 tahun Piala Dunia. Uruguay dipilih karena menjadi tuan rumah sekaligus juara Piala Dunia pertama pada 1930, sedangkan Paraguay mendapat kehormatan karena merupakan tempat berdirinya CONMEBOL, konfederasi sepak bola tertua yang telah ada sejak edisi perdana Piala Dunia.

Format dan Ekspansi Potensial

Hingga saat ini, Piala Dunia 2030 masih direncanakan menggunakan format 48 tim, sama seperti edisi 2026. Namun, selama berlangsungnya Piala Dunia 2026, Presiden FIFA Gianni Infantino kembali membuka peluang untuk memperluas jumlah peserta menjadi 64 tim.

“Itu jelas merupakan isu yang akan diteliti dan dibahas di komite terkait setelah Piala Dunia ini,” kata Infantino. “Saat menyelenggarakan Piala Dunia, penting untuk menyelenggarakannya bagi seluruh dunia, bukan hanya Eropa dan Amerika Selatan, tetapi benar-benar untuk seluruh dunia,” lanjutnya.

Usulan tersebut sebenarnya telah muncul sejak 2025. Presiden CONMEBOL Alejandro Dominguez secara resmi mengajukan proposal agar edisi peringatan 100 tahun Piala Dunia diikuti 64 negara. “(Turnamen ini) akan unik karena 100 tahun hanya dirayakan sekali,” ujarnya. Meski demikian, hingga kini FIFA belum mengambil keputusan apakah format tersebut akan diterapkan.

Tuan Rumah dan Jadwal

Sementara itu, dikutip dari Al Jazeera (19/7/2026), enam negara telah memastikan tiket otomatis ke putaran final sebagai tuan rumah, yakni Spanyol, Portugal, dan Maroko sebagai penyelenggara utama, serta Uruguay, Argentina, dan Paraguay sebagai tuan rumah pertandingan peringatan 100 tahun. Spanyol terakhir kali menjadi tuan rumah Piala Dunia pada 1982, ketika Italia mengalahkan Jerman Barat di final yang berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid. Sementara itu, Portugal dan Maroko memang belum pernah menjadi tuan rumah Piala Dunia, tetapi keduanya telah berpengalaman menggelar turnamen sepak bola internasional, seperti Euro 2004 di Portugal dan Piala Afrika 2025 di Maroko.

Adapun, Piala Dunia 2030 direncanakan berlangsung di 17 kota tuan rumah, atau satu kota lebih banyak dibandingkan Piala Dunia 2026. Sebanyak 11 dari 20 stadion yang diusulkan berada di kawasan utama penyelenggaraan. FIFA juga menjadwalkan upacara peringatan 100 tahun Piala Dunia di Montevideo yang akan digelar sekitar sepekan sebelum turnamen dimulai pada 13 Juni 2030.

Join the discussion