Remaja 15 Tahun Ditangkap Usai Penembakan Festival Kuliner Seattle, Bawa Ghost Gun
Remaja 15 Tahun Ditangkap Usai penembakan yang terjadi di kawasan festival kuliner Seattle telah membawa kekhawatiran baru bagi masyarakat setempat. Seorang
Remaja 15 Tahun Ditangkap Usai Insiden Tembak di Seattle
Lenterafakta.com – Remaja 15 Tahun Ditangkap Usai penembakan yang terjadi di kawasan festival kuliner Seattle telah membawa kekhawatiran baru bagi masyarakat setempat. Seorang pemuda berusia 15 tahun kini berada dalam tahanan kepolisian setelah insiden baku tembak yang menewaskan tiga orang di dekat landmark terkenal Space Needle. Penembakan ini terjadi pada hari Minggu, 26 Juli 2026, namun proses penangkapan baru selesai dilakukan pada Selasa, 28 Juli 2026. Menurut pernyataan Wali Kota Katie B. Wilson, tersangka saat ini ditempatkan di Pusat Keadilan Anak dan Keluarga Hakim Patricia H. Clark untuk menjalani penyelidikan lebih lanjut terkait pelanggaran senjata api dan penyerangan tingkat pertama.
Senjata Rakitan Tanpa Nomor Seri
Pelaku diketahui membawa ghost gun, yaitu senjata api rakitan yang tidak memiliki nomor seri sehingga sulit dilacak oleh aparat penegak hukum. Kepala Kepolisian Seattle, Shon Barnes, menjelaskan dalam konferensi pers bahwa senjata tersebut merupakan pistol kaliber 9 mm buatan Polymer80. Perusahaan manufaktur ini kini telah tutup dan sebelumnya dikenal sebagai salah satu produsen utama komponen ghost gun. Selain senjata utama, penyidik juga menemukan dua senjata api lainnya serta 14 selongsong peluru yang berasal dari dua jenis kaliber berbeda.
“Departemen Kepolisian Seattle menahan seorang remaja berusia 15 tahun sehubungan dengan penembakan tersebut,” kata Wilson, dilansir dari People, Selasa (28/7/2026).
Insiden di Festival Bite of Seattle
Dilansir dari Associated Press pada Rabu, 29 Juli 2026, insiden ini terjadi menjelang berakhirnya festival kuliner Bite of Seattle yang berlangsung selama tiga hari. Dalam penembakan tersebut, tiga orang dilaporkan tewas, termasuk seorang pria bersenjata berusia 19 tahun. Sedikitnya empat orang lainnya mengalami luka-luka, termasuk seorang balita. Pihak berwenang menduga bahwa insiden ini berkaitan dengan aktivitas geng yang terjadi di kawasan tersebut.
Polisi saat ini meninjau rekaman kamera pengawas yang tersedia serta mewawancarai korban dan para saksi untuk mengidentifikasi pelaku lain yang diduga terlibat. Barnes menambahkan bahwa korban kedelapan yang diduga mengalami luka tembak sempat datang ke sebuah rumah sakit di Seattle untuk mendapatkan perawatan, tetapi pulang sebelum penyidik sempat mewawancarainya. Menurut Barnes, kendala hukum membuat polisi belum bisa memperoleh identitas pasien. Hingga kini belum diketahui apakah luka yang dialaminya berkaitan dengan penembakan di festival atau apakah orang tersebut terlibat dalam insiden tersebut. Polisi meminta orang itu untuk datang dan memberikan keterangan kepada penyidik.
Regulasi Ghost Gun di Amerika Serikat
Ghost gun merupakan senjata api buatan pribadi atau rakitan sendiri yang tidak memiliki nomor seri sehingga sulit dilacak aparat penegak hukum. Senjata jenis ini juga kerap dapat dibeli tanpa melalui pemeriksaan latar belakang pembeli. Menurut aparat penegak hukum, ghost gun termasuk alat yang dibuat menggunakan printer 3D dan telah digunakan dalam berbagai tindak kejahatan bersenjata di Amerika Serikat.
Sejumlah gugatan hukum dan larangan di tingkat negara bagian akhirnya membuat Polymer80 menghentikan operasinya pada 2024. Tahun lalu, Mahkamah Agung Amerika Serikat mempertahankan aturan yang diterapkan pada masa pemerintahan Presiden Joe Biden. Aturan tersebut mewajibkan perusahaan memperlakukan kit perakitan senjata seperti senjata api biasa, yakni dengan menambahkan nomor seri, melakukan pemeriksaan latar belakang pembeli, serta memastikan pembeli berusia minimal 21 tahun.
Kasus ini menjadi sorotan media nasional karena melibatkan remaja yang membawa senjata rakitan saat festival ramai. Para ahli hukum menyatakan bahwa proses hukum untuk remaja di Washington State berbeda dengan dewasa, namun kasus senjata api tetap mendapat perhatian serius. Masyarakat Seattle kini berharap investigasi lebih lanjut dapat mengungkap motif di balik penembakan yang mengguncang kota tersebut.
