Skip to content
After Dark
Agustus 5, 2026
Tren

Serangan Drone Ukraina Hantam Gudang Wildberries di Rusia – 8 Orang Tewas

Jennifer Thomas - lenterafakta.com 4 mins read

Serangan Drone Ukraina Hantam Gudang Wildberries di Rusia, 8 Orang Tewas Serangan Drone Ukraina Hantam Gudang Wildberries - Sebuah serangan menggunakan drone

Serangan Drone Ukraina Hantam Gudang Wildberries di Rusia – 8 Orang Tewas

Serangan Drone Ukraina Hantam Gudang Wildberries di Rusia, 8 Orang Tewas

Serangan Drone Ukraina Hantam Gudang Wildberries – Sebuah serangan menggunakan drone oleh pasukan Ukraina mengenai dua gudang milik perusahaan ritel daring terbesar Rusia, Wildberries, pada Jumat (18/7/2026). Peristiwa ini menyebabkan sedikitnya delapan orang tewas dan 62 luka, dengan korban terbanyak terjadi di Kota Tambov, sekitar 475 kilometer di selatan Moskow. Di Elektrostal, wilayah Moskow, satu korban tewas dan 37 orang terluka. Serangan ini menjadi bagian dari upaya Ukraina untuk menghancurkan infrastruktur logistik Rusia yang mendukung operasi militer mereka.

Menurut laporan media lokal, serangan drone tersebut dilakukan secara simultan di dua lokasi berbeda. Gudang yang menjadi sasaran terletak di area industri yang ramai, di mana pekerja sehari-hari beroperasi. Kebakaran yang terjadi di Tambov menghancurkan sebagian besar bangunan, sementara di Elektrostal, serangan menyebabkan kerusakan signifikan pada struktur gedung dan fasilitas penyimpanan. Kebakaran yang diakibatkan oleh ledakan drone memicu panik di antara karyawan yang sedang bekerja.

Penjelasan Zelensky dan Tujuan Serangan

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengatakan bahwa serangan tersebut bertujuan untuk mengganggu sistem logistik Rusia yang penting dalam pengadaan bahan baku militer. “Serangan ini menyasar fasilitas logistik utama yang digunakan untuk memasok komponen yang dikenai sanksi untuk produksi drone dan peralatan navigasi,” tambahnya dalam sebuah pernyataan. Pernyataan ini menegaskan bahwa Wildberries menjadi target karena peran kritisnya dalam mendukung operasi militer Rusia.

Menurut Zelensky, serangan drone bukan hanya menargetkan gudang Wildberries, tetapi juga mengarah pada perusahaan-perusahaan lain yang terlibat dalam distribusi barang dwiguna. Ini termasuk alat elektronik yang digunakan oleh pasukan Rusia untuk keperluan militer. Serangan tersebut dilakukan dalam rangka mengurangi kemampuan Rusia untuk mengirimkan logistik ke medan pertempuran dan meningkatkan tekanan terhadap sistem ekonomi mereka.

Detik-detik Ledakan dan Dampak di Lapangan

Dari video yang dirilis, terlihat kobaran api dan asap hitam meluncur dari lokasi gudang di Tambov. Puluhan pekerja berlarian ke area parkir sambil mencoba menyelamatkan diri dari ledakan. Beberapa di antara mereka terlihat terluka dan mengalami trauma akibat serpihan yang mengenai tubuh. Laporan menyebutkan bahwa bagian dinding gudang hancur dan terbakar hingga menutupi sebagian area sekitarnya.

Sementara di Elektrostal, ledakan drone juga menimbulkan kerusakan yang parah pada depo minyak. Api yang membara dari sumber bahan bakar ini merambat ke area lain, menyebabkan tambahan kerusakan pada fasilitas pendukung. Para pekerja di kedua lokasi melaporkan bahwa mereka tidak memiliki peringatan dini sebelum serangan diluncurkan, sehingga reaksi mereka terjadi secara spontan. Meski begitu, sejumlah pekerja berhasil menyelamatkan barang-barang yang tidak terbakar.

Korban dan Peran Wildberries dalam Sistem Logistik Rusia

Korban yang tewas pada serangan di Tambov terdiri dari pekerja shift malam, menurut Gubernur Tambov, Evgeniy Pervyshov. Ia menyebutkan bahwa sebanyak 25 orang terluka, termasuk tujuh dalam kondisi serius, akibat serpihan dan api dari ledakan. Di Elektrostal, Gubernur Andrei Vorobyov mengungkapkan bahwa delapan korban dalam kondisi kritis tercatat, meski jumlah korban keseluruhan masih dalam proses investigasi.

Ceo Wildberries, Tatyana Kim, menyebut insiden tersebut sebagai “malam yang mengerikan” bagi Rusia dan perusahaan. Ia menegaskan bahwa serangan tersebut menunjukkan kekuatan serangan drone Ukraina dalam menargetkan fasilitas yang kritis bagi operasi logistik Rusia. Wildberries, yang sering disebut sebagai versi Rusia dari Amazon, menjadi pusat distribusi barang-barang elektronik dan komponen dwiguna yang dibutuhkan oleh militer Rusia.

Respons Dunia dan Analisis Internasional

Perusahaan ritel Wildberries telah memberikan pernyataan resmi tentang insiden tersebut, menyatakan bahwa mereka sedang menginvestigasi penyebab kebakaran dan akan memberikan respons lebih lanjut. Meski demikian, banyak ahli internasional menganggap serangan ini sebagai bagian dari strategi Ukraina untuk menghancurkan infrastruktur Rusia yang menjadi penopang ekonomi dan militer.

Analisis dari lembaga keamanan Rusia menunjukkan bahwa serangan drone di gudang Wildberries adalah bagian dari serangkaian operasi yang dilakukan Kyiv untuk mengganggu rantai pasok. Dengan menghancurkan fasilitas ini, Ukraina berupaya memperkecil kemampuan Rusia untuk mendistribusikan bahan-bahan strategis ke medan perang. Selain itu, serangan ini juga memperlihatkan kemajuan teknologi militer Ukraina dalam menghadapi sistem pertahanan Rusia yang canggih.

Perusahaan-perusahaan lain di Rusia, seperti Russ dan Grup RWB, juga menjadi sasaran serangan drone sebagai bagian dari upaya menggoyahkan stabilitas ekonomi negara tersebut. Meski jumlah korban tidak terlalu besar dibandingkan operasi besar, serangan ini mencerminkan strategi Kyiv untuk menargetkan infrastruktur yang mendukung keperluan militer dan ekonomi Rusia. Dengan kejadian ini, Ukraina memperlihatkan kemampuan mereka dalam mengganggu sistem logistik Rusia secara efektif.

Join the discussion