Teheran Anggap Rencana “D-Day Ekonomi” Trump Akan Mengulangi Kegagalan Masa Lalu
Lenterafakta.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Rabu mengumumkan rencana kampanye tekanan ekonomi baru yang ia sebut sebagai “operasi ekonomi paling dahsyat yang pernah dilakukan terhadap negara mana pun”. Dalam pengumuman tersebut, Trump melabeli langkah ini sebagai “D-Day Ekonomi” dan menyerukan negara-negara sekutu Washington untuk turut mempersempit akses keuangan Iran.
Trump menggambarkan kebijakan itu sebagai “Perang Ekonomi dan Isolasi dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya”. Pemerintah AS, menurut rencana tersebut, akan berupaya memutus jalur keuangan yang dinilai menopang Teheran. Ia juga melontarkan peringatan keras kepada negara-negara yang masih menjalin hubungan melalui lembaga keuangan, perusahaan, bandara, maupun entitas pemerintah dengan Iran. Pihak-pihak yang dianggap memberikan “penopang kehidupan” ekonomi bagi Teheran, kata Trump, akan menanggung konsekuensi ekonomi berat dari Washington.
Jawaban Araghchi: Sejarah Sanksi Berbicara
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi merespons pengumuman itu melalui akun media sosial X pada Jumat (21/8/2026). Ia menilai ancaman terbaru AS tidak akan mencapai tujuannya, dengan alasan bahwa berbagai gelombang sanksi sebelumnya telah berulang kali gagal memberikan hasil yang diharapkan Washington.
“14 tahun yang lalu: ‘Sanksi paling melumpuhkan dalam sejarah.’ Gagal. 8 tahun yang lalu: ‘Tekanan maksimum.’ Gagal.”
Unggahan tersebut, dikutip dari Anadolu Ajansi, turut menyertakan gambar mantan Presiden Barack Obama yang menampilkan pernyataan Joe Biden pada 2012. Ketika itu Biden, selaku wakil presiden, menyebut kebijakan terhadap Iran sebagai “sanksi paling melumpuhkan dalam sejarah sanksi”. Araghchi menggunakan gambar itu untuk membandingkan strategi Washington dari satu era ke era lain dalam menekan ekonomi Teheran.
Ia juga menyinggung seruan sekitar lima bulan sebelumnya agar Iran melakukan “penyerahan diri tanpa syarat”, yang menurutnya pun tidak membuahkan hasil. Dengan demikian, rencana terbaru yang dilabeli Trump sebagai “operasi ekonomi paling dahsyat yang pernah ada” diyakini Araghchi akan menghadapi nasib serupa dengan kebijakan tekanan ekonomi masa lalu.
Konteks Bertahun-tahun
Iran telah menghadapi berbagai pembatasan ekonomi dari Amerika Serikat selama bertahun-tahun. Setiap pergantian pemerintahan di Washington selalu diikuti pergeseran pendekatan terhadap Teheran. Pemerintah Iran, melalui pernyataan Araghchi, menegaskan bahwa rekam jejak berbagai kampanye tekanan dan gelombang sanksi sebelumnya menjadi dasar untuk meragukan efektivitas langkah terbaru Washington.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Trump Siapkan D Day Ekonomi Iran?
Trump Siapkan D Day Ekonomi Iran is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Trump Siapkan D Day Ekonomi Iran matter?
Trump Siapkan D Day Ekonomi Iran matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
