Skip to content
After Dark
Agustus 5, 2026
Tren

Warga NTB Dapat Diskon Tiket MotoGP Mandalika 2026 hingga 50 Persen

Barbara Rodriguez - lenterafakta.com 3 mins read

Penduduk Nusa Tenggara Barat (NTB) kini berkesempatan menikmati potongan tarif hingga separuh harga untuk menonton balap MotoGP Indonesia 2026. Acara yang

Warga NTB Dapat Diskon Tiket MotoGP Mandalika 2026 hingga 50 Persen

Diskon Tiket MotoGP Mandalika 2026 Capai Setengah Harga untuk Penduduk NTB

Lenterafakta.com – Penduduk Nusa Tenggara Barat (NTB) kini berkesempatan menikmati potongan tarif hingga separuh harga untuk menonton balap MotoGP Indonesia 2026. Acara yang akan digelar di Sirkuit Mandalika pada tanggal 9 hingga 11 Oktober 2026 ini menawarkan berbagai pilihan kursi dengan harga istimewa. Kategori tempat duduk yang mendapat keringanan mencakup Regular Grandstand hingga Premium Grandstand.

Untuk Regular Grandstand di Zona E, G, H, dan I, pembeli cukup merogoh kocek Rp 200.000, jauh lebih murah dibandingkan harga reguler Rp 400.000. Sementara itu, Premium Grandstand Zona B, C, J, dan K ditawarkan dengan harga Rp 450.000 dari harga normal Rp 900.000. Tersedia juga Premium Grandstand Zona A dengan tarif Rp 875.000, turun dari harga aslinya sebesar Rp 1,75 juta.

Apresiasi Gubernur NTB terhadap Program Diskon

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyatakan rasa senang atas kebijakan harga khusus ini. Menurutnya, langkah tersebut membuka peluang lebih besar bagi warga lokal untuk menyaksikan langsung kompetisi balap bertaraf internasional di Mandalika. Ia juga mengingatkan bahwa Pemerintah Provinsi NTB telah mendorong masyarakat sejak awal agar merasa bertanggung jawab terhadap Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika sebagai aset penting daerah.

“Sejak awal saya selalu menekankan bahwa masyarakat NTB harus merasa memiliki Kawasan Mandalika, termasuk Sirkuit Mandalika. Ketika rasa memiliki itu tumbuh, masyarakat akan ikut mendukung, menjaga, dan memastikan kawasan ini terus berkembang sebagai kebanggaan daerah,” ujarnya dikutip dari Antara, Selasa (21/7/2026).

Iqbal menambahkan bahwa program diskon ini merupakan bentuk apresiasi kepada masyarakat lokal yang telah mendukung kesuksesan penyelenggaraan MotoGP Indonesia selama ini. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) karena tetap mempertahankan nilai-nilai budaya lokal dalam setiap kegiatan di Sirkuit Mandalika.

Tradisi Betabeq dan Peran Masyarakat Lokal

Salah satu upaya pelestarian budaya lokal adalah melalui tradisi betabeq atau meminta izin yang rutin dilakukan sebelum kegiatan besar. Iqbal mengapresiasi komitmen MGPA dalam menghadirkan tradisi ini secara konsisten dalam setiap penyelenggaraan acara.

“Saya mengapresiasi komitmen MGPA yang terus menghadirkan tradisi betabeq dalam setiap penyelenggaraan kegiatan. Saya berharap budaya lokal tetap menjadi identitas Mandalika sehingga setiap kegiatan internasional tidak hanya menghadirkan olahraga kelas dunia, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya NTB kepada dunia,” terang Iqbal.

Menurut gubernur, keterlibatan masyarakat lokal harus terus diperluas agar warga NTB tidak sekadar menjadi penonton, tetapi juga merasa menjadi bagian dari kemajuan kawasan Mandalika. Ia berharap masyarakat semakin merasa sebagai tuan rumah sekaligus memiliki Mandalika sebagai kebanggaan bersama.

MotoGP sebagai Penggerak Investasi dan Pariwisata

Ananda Mikola, Vice Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia, menyatakan bahwa penyelenggaraan MotoGP Indonesia kini semakin matang. Ajang tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga mendorong masuknya investasi ke Mandalika dan NTB.

“MotoGP bukan lagi sesuatu yang baru bagi Mandalika. Harapan kami, penyelenggaraan tahun 2026 tidak hanya meningkatkan jumlah wisatawan, tetapi juga mampu menarik investasi ke Kawasan Mandalika dan NTB,” kata Ananda.

Ananda menjelaskan bahwa MotoGP juga menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan kemampuan sebagai tuan rumah ajang olahraga internasional dengan standar tinggi. Antusiasme masyarakat Indonesia terhadap olahraga balap dinilai semakin kuat dengan kehadiran pembalap Indonesia, Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama, di lintasan balap.

Selain itu, Ananda mengapresiasi keterlibatan tenaga kerja lokal NTB dalam penyelenggaraan MotoGP di Mandalika. Sebagian besar personel yang terlibat berasal dari masyarakat setempat dan telah menunjukkan kemampuan kerja berstandar internasional.

“Hampir seluruh personil yang bekerja dalam penyelenggaraan MotoGP berasal dari masyarakat lokal NTB dan mereka telah menunjukkan kualitas kerja yang memenuhi standar internasional,” ucap dia.

Ananda menambahkan bahwa mereka bahkan telah menerima undangan dari Australia untuk berbagi pengalaman dalam pengelolaan kegiatan. Hal ini membuktikan bahwa kualitas sumber daya manusia NTB terus berkembang dan layak menjadi kebanggaan bersama.

Join the discussion