Proyek Pusat Data AI di Jatiluhur Ditahan Sementara karena Izin Belum Lengkap
Lenterafakta.com – Rencana pembangunan pusat data berbasis kecerdasan buatan milik BDx di kawasan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, belum dapat diteruskan sebelum seluruh persyaratan perizinan dipenuhi. Proyek investasi senilai Rp 3,5 triliun itu memiliki kapasitas awal 120 megawatt dan dirancang berkembang hingga 640 megawatt.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menekankan bahwa penghentian sementara tersebut tidak mencerminkan penolakan terhadap investasi. Langkah itu dilakukan karena dokumen Persetujuan Bangunan Gedung atau PBG serta analisis mengenai dampak lingkungan atau Amdal masih belum rampung.
Dedi menyampaikan hal itu saat berada di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Jumat (2/10/2026). Ia menjelaskan bahwa persoalan administratif proyek tidak diletakkan pada Pemerintah Kabupaten Purwakarta. Kendala justru berkaitan dengan proses yang belum dituntaskan oleh pihak konsultan.
“Saya bilang jangan dulu dilaksanakan. Kan izinnya tidak keluar sampai dengan kemarin saya kunjungi. Kesalahannya di mana? Di Pemda Purwakarta? Bukan. Kesalahannya adalah konsultannya sampai ketika saya datang belum mengentri data,” ujarnya.
Persyaratan Dipertanyakan Sejak Juli
Persoalan legalitas pembangunan itu telah disampaikan Dedi kepada perusahaan ketika keduanya bertemu pada 28 Juli 2026. Saat itu, proses izin disebut masih berjalan. Namun, hampir tiga bulan kemudian, kelengkapan yang dibutuhkan untuk memulai pembangunan belum juga selesai.
Bagi Dedi, sikap pemerintah provinsi dalam perkara ini tidak berubah. Ia menilai sebuah investasi besar tetap harus berjalan melalui prosedur yang jelas, terutama ketika proyek tersebut berkaitan dengan bangunan berkapasitas besar, penggunaan energi tinggi, serta kebutuhan air yang signifikan.
“Kalau ngomong konsistensi, omongan saya tanggal 28 Juli 2026 dengan omongan saya yang datang kemarin sama. Saya nanya izin. Yang waktu itu ditanya lagi dalam proses, kemarin sudah hampir 3 bulan belum juga, ya saya hentikan,” ucap Dedi.
Penundaan ini menempatkan penyelesaian PBG dan Amdal sebagai syarat utama sebelum aktivitas konstruksi dapat kembali dilanjutkan. PBG dibutuhkan untuk memastikan bangunan dilaksanakan sesuai ketentuan teknis, sedangkan Amdal menjadi instrumen penting untuk menilai dampak suatu kegiatan terhadap lingkungan di sekitarnya.
Kewenangan Amdal Ada di Kabupaten
Dedi juga menjelaskan pembagian kewenangan dalam proses perizinan proyek tersebut. Persetujuan lingkungan, termasuk Amdal untuk pusat data BDx, menjadi ranah dinas lingkungan hidup di tingkat Kabupaten Purwakarta. Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak memiliki kewenangan untuk menerbitkan izin Amdal bagi proyek itu.
“Ya, yang beri izin kan Amdal merupakan kewenangan dinas lingkungan kabupaten. Maka yang berikan izin ya nanti ya tanya aja pada tim Amdal dan konsultannya. Gubernur tidak punya kewenangan berikan izin Amdal untuk BDx,” tegasnya.
Penjelasan tersebut penting karena proses pembangunan skala besar kerap melibatkan sejumlah lembaga dengan tugas berbeda. Pemerintah daerah, konsultan, tim penilai lingkungan, dan perusahaan memiliki peran masing-masing agar pembangunan tidak hanya mengejar target investasi, tetapi juga memenuhi ketentuan yang berlaku.
Di sisi lain, Pemprov Jawa Barat telah meminta seorang akademisi dari Universitas Indonesia untuk memberikan pertimbangan objektif terhadap rencana pembangunan pusat data itu. Kajian tersebut diharapkan dapat membantu melihat proyek secara lebih menyeluruh, khususnya dalam kaitannya dengan aspek lingkungan dan kebutuhan warga di sekitar Jatiluhur.
Dedi menyatakan tidak akan menghambat proyek apabila hasil Amdal menunjukkan bahwa pembangunan layak diteruskan. Sebaliknya, jika penilaian lingkungan menghasilkan kesimpulan bahwa proyek tidak dapat dijalankan, penghentian pembangunan juga tidak menjadi masalah baginya.
“Bagi saya pribadi, kalau secara obyektif Amdal-nya lulus, ya saya enggak ada masalah dilaksanakan. Kalau kata Amdal-nya tidak boleh, ya saya tidak ada masalah juga dihentikan. Kan bagi saya tidak untung tidak rugi,” ucapnya.
Kebutuhan Air Menjadi Perhatian Utama
Selain kelengkapan izin, kebutuhan air untuk operasional pusat data menjadi perhatian dalam pembahasan proyek ini. Fasilitas tersebut diperkirakan memerlukan air sekitar 384 liter per detik. Dalam hitungan harian, jumlah itu setara kurang lebih 33.000 meter kubik air.
Angka tersebut membuat ketersediaan dan akses air bersih bagi masyarakat sekitar Jatiluhur menjadi isu yang tidak dapat dipisahkan dari rencana investasi. Dedi mengingatkan bahwa warga Purwakarta yang tinggal dekat sumber air tidak boleh berada dalam kondisi sulit memperoleh air untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
Jatiluhur memiliki arti penting bagi masyarakat di sekitarnya, sehingga manfaat proyek perlu dirasakan secara lebih luas dan tidak berhenti pada pembangunan fasilitas industri. Akses terhadap air bersih menjadi salah satu ukuran yang ditekankan agar kegiatan ekonomi tidak mengabaikan kebutuhan dasar penduduk lokal.
“Tapi satu catatan, warga Purwakarta yang berkorban untuk kepentingan Jatiluhur harus mendapat akses air. Ini kebiasaan di Indonesia ya, dan kebiasaan di Jawa Barat dari dulu, warga yang ada di air tidak mendapat akses air seperti yang kasus perusahaan di Subang. Warga di situ airnya diperjualbelikan tapi warganya tidak mendapat pasokan air,” pungkasnya.
Dengan demikian, kelanjutan proyek pusat data AI BDx di Jatiluhur bergantung pada tuntasnya dokumen PBG dan Amdal, serta hasil penilaian objektif terhadap dampak lingkungannya. Pemerintah menempatkan kepatuhan izin dan perlindungan akses air warga sebagai bagian penting sebelum investasi tersebut bergerak ke tahap pembangunan berikutnya.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Dedi Mulyadi Minta Proyek Data Center?
Dedi Mulyadi Minta Proyek Data Center is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Dedi Mulyadi Minta Proyek Data Center matter?
Dedi Mulyadi Minta Proyek Data Center matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

