Skip to content
After Dark
Agustus 6, 2026
Tren

Dukcapil Ungkap 74,9 Juta Warga Indonesia Belum Bekerja, Ini Rinciannya

Susan Jones - lenterafakta.com 2 mins read

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Teguh Setyabudi, menyampaikan informasi terkini mengenai jumlah warga negara Indonesia. Dalam

Populasi Indonesia Tembus 290 Juta, Komposisi Pekerjaan Terungkap

Lenterafakta.com – Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Teguh Setyabudi, menyampaikan informasi terkini mengenai jumlah warga negara Indonesia. Dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Dukcapil 2026 yang berlangsung pada Senin, 3 Agustus 2026, ia mengonfirmasi bahwa total penduduk telah melampaui angka 290 juta jiwa. Secara spesifik, data per 30 Juni 2026 mencatat sebanyak 290.125.073 orang.

Kenaikan ini tercatat sebesar 1.809.984 jiwa dibandingkan dengan capaian Semester II 2025 yang berjumlah 288.315.089 jiwa. Dari keseluruhan populasi, komposisi gender menunjukkan jumlah laki-laki mencapai 146.402.289 orang, sementara perempuan tercatat sebanyak 143.722.784 orang.

Mayoritas Penduduk Masih Belum Bekerja

Salah satu temuan penting dari Data Kependudukan Semester I 2026 adalah dominasi kelompok yang belum atau tidak memiliki pekerjaan. Teguh menjelaskan bahwa kategori ini menempati posisi tertinggi dengan jumlah 74.978.329 jiwa atau setara dengan 25,84 persen dari seluruh penduduk Indonesia.

Setelah itu, posisi kedua diduduki oleh para wirausaha yang berjumlah 69.733.714 jiwa atau 24,04 persen. Kategori lainnya menyumbang 53.941.725 jiwa atau 18,59 persen. Teguh menyoroti bahwa meskipun wiraswasta merupakan sektor dengan jumlah terbesar, angka orang yang belum bekerja tetap signifikan.

“Kelompok pekerjaan yang terbanyak adalah di wiraswasta, tapi yang belum bekerja juga masih cukup banyak,” kata Teguh.

Secara keseluruhan, data tersebut mengindikasikan bahwa lebih dari seperempat masyarakat Indonesia masih masuk dalam kategori belum bekerja. Sementara itu, profesi seperti aparatur negara, tenaga pengajar, nelayan, tenaga kesehatan, serta bidang agama dan kepercayaan memiliki proporsi yang relatif kecil dibandingkan kelompok pekerjaan lainnya.

Bonus Demografi dan Generasi Z Terbesar

Teguh menambahkan bahwa Indonesia masih menikmati fase bonus demografi karena mayoritas warganya berada pada usia produktif. Per 30 Juni 2026, penduduk usia produktif antara 15 hingga 64 tahun mencapai 201.060.449 jiwa atau sekitar 69,30 persen dari total populasi.

“Alhamdulillah, dari 290,1 juta jiwa penduduk Indonesia, 69,30 persen adalah usia produktif,” ujar Teguh.

Dari sisi generasi, Data Dukcapil menunjukkan bahwa Generasi Z kini menjadi kelompok dengan jumlah penduduk terbesar. Pada Semester I 2026, Generasi Z mencapai 75.369.786 jiwa, diikuti oleh Generasi Milenial sebanyak 68.535.021 jiwa.

“Disusul yang tidak jauh adalah generasi Milenial. Ini penduduk terbanyak di kita, Gen Z dan Gen Milenial,” kata Teguh.

Generasi Alpha yang saat ini berusia sekitar 2 hingga 13 tahun berjumlah 55.417.832 jiwa. Di sisi lain, Generasi Beta sebagai generasi termuda telah mencapai 5.414.771 jiwa dan diproyeksikan terus bertambah dalam beberapa tahun ke depan. Sementara itu, Old Generation dan Silent Generation menjadi kelompok generasi dengan jumlah penduduk paling sedikit berdasarkan data Dukcapil Semester I 2026.

Frequently Asked Questions

What is Dukcapil Ungkap 74 9 Juta Warga?

Dukcapil Ungkap 74 9 Juta Warga is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Dukcapil Ungkap 74 9 Juta Warga matter?

Dukcapil Ungkap 74 9 Juta Warga matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Join the discussion